industri konveksi garment dan fashion serap 4 juta tenaga kerja indonesia

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Berkembangnya industri fashion dan konveksi kaos dan jaket dengan skala besar, menengah maupun kecil di Indonesia membawa dampak positif terhadap perekonomian nasional yang terbukti dengan peningkatan pendapatan devisa dari industri tersebut serta penyerapan tenaga kerja yang mencapai 4 juta orang.

Potensi industri fashion lokal yang begitu besar serta minat konsumen mendorong dunia fashion menjadi pasar yang terbuka untuk semua kalangan. Ini juga tampak pada antusiasme insan mode dalam menyambut acara-acara fashion yang beberapa tahun belakangan semakin marak digelar. Nah, Isu tersebut melatarbelakangi tercetusnya Indonesia Fashion Week (IFW).

“Perhelatan akbar ini akan menjadi ikon industri fashion tanah air yang mempersiapkan para pelakunya untuk memasuki kancah internasional dengan cara mengemas produk lokal sesuai standar internasional sehingga bisa diterima oleh pasar global yang juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing,” ungkap Dina Midiani, Direktur Indonesia Fashion Week saat konferensi pers ajang IFW di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Dikatakannya, IFW 2012 memiliki target awal untuk menguasai pangsa pasar lokal, sebelum nantinya di tahun mendatang mengarah ke B to B. Perlu suatu gerakan untuk mengubah mindset masyarakat Indonesia bahwa produk lokal sama hebatnya dengan produk luar.

“Kita ingin membawa dunia modeling lebih jauh. Event mode di tanah air sudah cukup banyak mulai dari pergaan busana, pameran kecil, industri perdagangan busana, dan event lainnya. Tapi untuk wadah dunia fashion berskala besar belum ada, kita masih kalah dengan negara lainnya untuk ajang mengimplementasikan pameran dagang industri medeling,” ungkapnya.

Amy Wirabudi Ketua IFW mengungkapkan, IFW melibatkan 400 brand, 200 desainer, dengan target pengunjung sebanyak 30.000 orang dalam 4 hari. Yang terlibat Mardiana Ika, Ali Charisma, Anne Avantie, Ghea Panggabean, Carmanita, Musa Widyatmodjo, Deden Siswanto, Era Soekamto, Barli Asmara, Ardistia, Stella Risa, Oka Diputra, Lenny Agustin, Espen Salberg, Sofie. Ajang yang diselenggarakan 23-26 Februari 2012 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Ajang ini terselanggarakan APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) bersama PT. Aktivasi Communication Terpadu yang merupakan bagian dari group Kompas Gramedia membuka jalan bagi insan mode Indonesia untuk menembus pasar global mulai dari perancang, peritel, hingga buyer.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *