Category Archives: funstuff

list harga kalender duduk

Kalender duduk / segitiga

jumlah halaman ukrn a5 bhn ap 260

12 Halaman

6 halaman

4 halaman

qty 100

2,536,560

1,729,780

1,235,520

25,366

17,298

12,355

qty 200

3,339,960

2,423,980

1,893,320

16,700

12,120

9,467

qty 300

4,143,360

3,118,180

2,551,120

13,811

10,394

8,504

qty 400

4,946,760

3,812,380

3,208,920

12,367

9,531

8,022

qty 500

5,750,160

4,506,580

3,866,720

11,500

9,013

7,733

tabel diatas merupakan list harga percetakan kalender duduk segitiga dengan bahan art paper 260 gram berukuran a5

 

hubungi : 085649000440


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
table.MsoTableLightShading
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-tstyle-rowband-size:1;
mso-tstyle-colband-size:1;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
border-top:solid black 1.0pt;
mso-border-top-themecolor:text1;
border-left:none;
border-bottom:solid black 1.0pt;
mso-border-bottom-themecolor:text1;
border-right:none;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
color:black;
mso-themecolor:text1;
mso-themeshade:191;}
table.MsoTableLightShadingFirstRow
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-table-condition:first-row;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
mso-tstyle-border-top:1.0pt solid black;
mso-tstyle-border-top-themecolor:text1;
mso-tstyle-border-left:cell-none;
mso-tstyle-border-bottom:1.0pt solid black;
mso-tstyle-border-bottom-themecolor:text1;
mso-tstyle-border-right:cell-none;
mso-tstyle-border-insideh:cell-none;
mso-tstyle-border-insidev:cell-none;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-bottom:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
line-height:normal;
mso-ansi-font-weight:bold;
mso-bidi-font-weight:bold;}
table.MsoTableLightShadingLastRow
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-table-condition:last-row;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
mso-tstyle-border-top:1.0pt solid black;
mso-tstyle-border-top-themecolor:text1;
mso-tstyle-border-left:cell-none;
mso-tstyle-border-bottom:1.0pt solid black;
mso-tstyle-border-bottom-themecolor:text1;
mso-tstyle-border-right:cell-none;
mso-tstyle-border-insideh:cell-none;
mso-tstyle-border-insidev:cell-none;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-bottom:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
line-height:normal;
mso-ansi-font-weight:bold;
mso-bidi-font-weight:bold;}
table.MsoTableLightShadingFirstCol
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-table-condition:first-column;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
mso-ansi-font-weight:bold;
mso-bidi-font-weight:bold;}
table.MsoTableLightShadingLastCol
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-table-condition:last-column;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
mso-ansi-font-weight:bold;
mso-bidi-font-weight:bold;}
table.MsoTableLightShadingOddColumn
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-table-condition:odd-column;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
mso-tstyle-shading:silver;
mso-tstyle-shading-themecolor:text1;
mso-tstyle-shading-themetint:63;
mso-tstyle-border-left:cell-none;
mso-tstyle-border-right:cell-none;
mso-tstyle-border-insideh:cell-none;
mso-tstyle-border-insidev:cell-none;}
table.MsoTableLightShadingOddRow
{mso-style-name:”Light Shading”;
mso-table-condition:odd-row;
mso-style-priority:60;
mso-style-unhide:no;
mso-tstyle-shading:silver;
mso-tstyle-shading-themecolor:text1;
mso-tstyle-shading-themetint:63;
mso-tstyle-border-left:cell-none;
mso-tstyle-border-right:cell-none;
mso-tstyle-border-insideh:cell-none;
mso-tstyle-border-insidev:cell-none;} 

Kalender duduk / segitiga

jumlah halaman ukrn a5 bhn ap 260

12 Halaman

6 halaman

4 halaman

qty 100

2,536,560

1,729,780

1,235,520

25,366

17,298

12,355

qty 200

3,339,960

2,423,980

1,893,320

16,700

12,120

9,467

qty 300

4,143,360

3,118,180

2,551,120

13,811

10,394

8,504

qty 400

4,946,760

3,812,380

3,208,920

12,367

9,531

8,022

qty 500

5,750,160

4,506,580

3,866,720

11,500

9,013

7,733

 

Kalender duduk / segitiga

jumlah halaman ukrn a5 bhn ap 260

12 Halaman

6 halaman

4 halaman

qty 100

2,536,560

1,729,780

1,235,520

25,366

17,298

12,355

qty 200

3,339,960

2,423,980

1,893,320

16,700

12,120

9,467

qty 300

4,143,360

3,118,180

2,551,120

13,811

10,394

8,504

qty 400

4,946,760

3,812,380

3,208,920

12,367

9,531

8,022

qty 500

5,750,160

4,506,580

3,866,720

11,500

9,013

7,733

kaos oleh-oleh khas bandung

biasanya setiap kota memiliki icon t-shirt masing-masing, seperti bali yang terkenal akan jogernya, jogja akan dagadu, jakarta akan ojie nya atau lebih dikenal dengan nama oblong jakarta, yuk mari kita lihat icon unik tiap kota berikut :

bali dengan t-shirt joger

http://bikinkaosbandung.files.wordpress.com/2010/06/joger2.jpg?w=300

jogjakarta dengan dagadu nya

http://www.dagadu.co.id/dev/gambar/djok_sadja.png

jakarta dengan ojie (oblong jakarta) nya

http://store.ojie-oblong.com/images/gambar/becak1.jpg

 

bogor dengan bogor hujan oblong BHO nya

http://yangenggakenggak.com/wp-content/uploads/2010/03/logo.png

surabaya dengan cakcuk nya

http://studiosatu.files.wordpress.com/2008/05/kama-baya.jpg

malang dengan udengbodol nya

http://bikinkaosbandung.files.wordpress.com/2010/06/traffic1.jpg?w=211

palembang dengan dokben nya

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs522.ash1/30713_127263387288901_127259470622626_360066_241012_n.jpg

bandung dengan kaosaslibandung nya

[angklung+tshirt.jpg]

 

 

dasar-dasar desain grafis

Desain Grafis, menurut definisi dari Wikipedia adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak (http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis).

Kemampuan kognitif dan ketrampilan visual adalah 2 pilar penting di dalam desain grafis. Paduan Kemampuan kognitif dan ketrampilan visual ini berarti kita harus mampu mengolah data dan informasi produk yang dikomunikasikan (brief klien) agar sesuai dengan karakter konsumen, pesan dapat diterima dan dipahami secara visual maupun verbal (image atau copy/naskah), menarik dan mudah dibaca, dan lain-lain.

Kemampuan kognitif
Kalau pakai bahasa sederhananya kognitif adalah berfikir, logika, nalar, dan sejenisnya. Jadi kalau dikatakan seorang desainer grafis harus memiliki kemampuan kognitif berarti adalah desainer grafis harus memiliki banyak wawasan yang luas + kreatifitas. Wawasan tidak cuma berkaitan dengan desain tapi juga banyak hal seperti budaya, teknologi, dan gaya hidup di masyarakat. Seperti perkembangan teknologi digital sangat mempengaruhi teknik desain grafis.

Kreatifitas tanpa wawasan seperti ngelamun di kamar mandi mencari inspirasi tanpa pernah membaca informasi dan perkembangan yang terjadi di luar rumah (Hehehe,…. Ini sih bukan desainer grafis tapi dasar tukang ngelamun mending jadi illusionist aja maksudnya tukang cari ilusi/ngemalun).

Ketrampilan visual
Dengan kemampuan visual, si desainer grafis harus tahu bagaimana mengkomunikasikan pesan produk dengan tepat secara visual yaitu karakter lay out, bentuk, warna dan tipografi (baca artikel tone and manner), mengexplorasi bentuk visual baik 2D maupun 3D (bentuk nyata) menjadi suatu kesatuan desain yang menarik dan tepat sesuai dengan pesan komunikasi produk dan juga mengetahui implementasi materi/bahan desain seperti penggunaan jenis kertas, teknik cetak, ukuran, efektifitas bahan, dan sebagainya.

Oleh karena itu, kolaborasi antara kemampuan kognitif dan ketrampilan visual sangat menentukan keberhasilan suatu desain.

Makanya bila anda mendengar langsung seseorang bicara bahwa desain grafis itu gampang, cuma ceplok sana, ceplok sini, jadi! Kalau mendengar omongan yang beginian jangan marah ya, simpan di hati aja.

Nah, selain 2 dasar di atas seorang desainer grafis juga harus menguasai software/tools desain yaitu

1.Destop Publishing /media cetak:
– Adobe photoshop,
– Adobe Illustrator/Macromedia Freehand/Corel Draw
– Adobe In Design

Dan beberapa software pendukung bila dibutuhkan yaitu:

2.Webdesign:
– Macromedia Dreamweaver
– Microsoft Frontpage

3.Audiovisual:
– Adobe After Effect
– Adobe Premier
– Final Cut
– Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash

4.3 Dimensi/Animasi:
– 3D StudioMax
– Maya
– AutoCad

Dasar-dasar Desain Grafis 2 ini sebagai lanjutan dari Dasar-Dasar Desain Grafis (1) mengenai dua kemampuan utama yang harus dimiliki seorang desainer grafis yaitu kemampuan kognitif dan ketrampilan visual. Dua kemampuan utama ini merupakan kemampuan yang wajib dimiliki seorang desainer grafis.

Pada artikel ini saya coba bahas lebih dalam bentuk implementasi ke dua kemampuan di atas.

Kemampuan Kognitif
Pada kemampuan kognitif seorang desainer grafis dituntut untuk memiliki kemampuan analisa dan intuitif terhadap 3 hal yaitu:
1. Tujuan desain
2. Target market
3. Tone and manner

Tujuan desain
Setiap materi desain grafis memiliki tujuan masing-masing. Desain sebuah brosur dan desain buku tahunan tentu memiliki tujuan yang berbeda. Tujuan desain kalender berbeda dengan desain kartu undangan. Tujuan desain logo berbeda dengan desain company profile. Dan seterusnya.

Misalnya kita mendapat order mendesain kalender. Tujuan desain kalender ini selain sebagai kalender tahunan juga digunakan sebagai media promosi sebuah produk/jasa. Dengan mengetahui tujuannya tentu elemen desain seperti visual, typografi dan tata letak (lay out) didesain tidak cuma bagus tapi juga diarahkan agar dapat menarik minat orang untuk memperhatikan kalender tersebut dengan kata lain kalender yang menjual.

Target market
Anda pernah melihat desain packaging jamu tradisional seperti jamu tradisional nyonya Meneer? Bila pernah, apa kesan anda melihat desainnya? Apakah berkesan modern atau tradisional? Menurut anda siapa target market/konsumennya? Apakah kelas atas (A), atau kelas Menengah (B) atau kelas bawah (C dan D). Dan pertanyaan – pertanyaan lainnya yang berkaitan dengan sasaran konsumen produk tersebut.

Melalui analisa terhadap desain packaging jamu tradisional Nyonya Meneer anda tentu bisa mempelajari bahwa target market/konsumen dapat mempengaruhi karakter sebuah desain.

Tone and Manner
Supaya tidak berpanjang lebar anda bisa membaca kembali artikel tentang Tone and Manner.

Baik, selanjutnya kita membahas tentang Ketrampilan Visual.

Ketrampilan Visual
Visual adalah segala sesuatu yang tampak dimata atau dapat dilihat oleh mata dan dapat dirasakan. Seperti gambar 2D atau 3D, warna, image berupa photography atau ilustrasi, huruf-huruf/typografi dengan berbagai model, dan benda-benda sekitar yang dapat digunakan sebagai bagian dari elemen desain.

Pengertian “dapat dirasakan” adalah bukan dirasakan oleh lidah seperti manis dan pahit atau dirasakan oleh kulit seperti panas dan dingin tetapi dapat dirasakan dalam pengertian kesan. Kesan yang anda rasakan ketika membeli sebuah t shirt bergambar grafis entah dalam bentuk typografi atau ilustrasi misalnya. Setiap orang, wanita atau pria, tua atau muda tentu memiliki kesan berbeda bila disuruh memilih sebuah t shirt. Bila anda wanita dewasa tentu berbeda pilihannya dengan wanita remaja apalagi bila dibandingkan dengan laki-laki remaja perbedaanya akan sangat jelas.

Disinilah ketrampilan visual sangat dibutuhkan sehingga ketika kita mendesain kita dapat memainkan visual sesuai dengan karakter produk dan sasaran konsumen yang dituju.

Misal, Jenis huruf/typografi sebuah kata “Feminin” tentu berbeda dengan kata “Macho” atau kata “Dingin” berbeda dengan kata “Panas”. Ini merupakan ketrampilan visual secara typografi. Belum lagi ketrampilan visual secara ilustrasi atau grafis, kita harus dapat menggunakan ilustrasi/grafis yang cocok untuk setiap desain bila membutuhkan ilustrasi/grafis. Ketrampilan visual lainnya seperti warna. Kita harus mampu menggunakan warna yang cocok pada setiap desain yang dibuat. Baca kembali artikel Makna warna.

Baik, saya kira sampai disini dulu dasar-dasar desain grafis (2) Semoga bermanfaat. Seperti biasa bila ada pendapat atau komentar silahkan…

sumber :

bikin kaos bandung sekarang ini

oke, kita update sedikit tentang perkembangan star konveksi sekarang. star konveksi tengah merencanakan ekspansinya, yaitu dengan mengontrak tempat baru. sistem orderan tengah diperbaiki sehingga tujuan utama kami adalah untuk membuat pelanggan orgasme, haha.

nantinya anda bisa memesan kaos dalam jumlah satuan di star konveksi, dan starkonveksi juga berencana untuk membuat baju yang akan kita jual di salah satu FO di bandung, sedang dalam progress, nantikan saja kelanjutannya.

konsep baru kaos bandung | limitedproduction clothing

konveksi bandung T-Shirt Solution sedang menggarap konsep baru yang akan kami terapkan pada perusahaan kami, khususnya untuk menangani order clothing / konveksi.

nantikan saja kelanjutannya, kita akan selalu melakukan update terhadap blog ini, dan selain itu kami juga akan mengumumkan beberapa perubahan yang kami kerjakan dalam menangani kaos.

1. jahit yang kami gunakan pada kaos kami sekarang adalah dengan menggunakan sistem jahit rantai seperti yang digunakan pada distro-distro di bandung, dengan jahit dan pola yang lebih rapi.

2. konveksi bandung juga melayani pembuatan T-Shirt polos atau kaos polos tanpa sablon.

3. konveksi bandung berencana untuk menangani pembuatan kaos dalam jumlah satuan, nantikan saja pengumuman selanjutnya di blog ini.

4.konveksi bandung sekarang juga menjual produk berupa kaos oleh-oleh khas bandung, untuk produk yang kami jual bisa anda lihat di toko online kami.

5. untuk pembuatan segala macam percetakan, bisa anda lihat di website kita khusus percetakan.

6. harga kaos kami tergantung kualitas dan kerumitan desain, harga sudah termasuk ongkos setting.

7. pemesanan dari luar kota, ongkos kirim ditanggung oleh pemesan

8. untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi nomor ini 085649000440, atau hubungi contact person blog ini.

terima kasih

pin mtkr

ini dia koleksi pin mtkr, fresh hasil produksi sendiri

pin mtkr

pin mtkr

dan pin ini juga akan di bagi-bagikan kepada pelanggan kami*, so, buruan order di mtkr dan dapatkan pin keren ini, hehe

pin mtkr 2

pin mtkr 2

* pin hanya akan dibagikan selama persediaan masih ada

regards

jual mesin pin

bandung advertising mau menjual alatnya, second hand tapi masih ok!!!

so,

dijual mesin press pin second hand, ini dia gambarnya :

alat press pin
alat press pin

spesifikasi :

1. alat press plus moulding (merek : korea)

2. pemotong kertas, buat bikin buletan

3. range harga 1.6 – 1,8 juta

4. barangnya masih fresh

bagi yang berminat bisa langsung nego dan menghubungi

ludi iskandar

08997023952

atau contact person blog ini

regards